Cara Memukul Spike dalam Permainan Voli

Melakukan pukulan spike atau smes dalam permainan voli berarti memukul bola sekuat mungkin ke bidang permainan lawan di seberang jaring. Anda menunggu setter (disebut juga tosser) untuk menge-set bola di dekat jaring, kemudian parani bola, lompat, dan “eksekusi” bolanya. Jika bolanya mengenai bidang lapangan sebelum tim lawan bisa mengembalikannya, tim Anda mendapatkan poin. Setelah mempelajari dasar-dasar melakukan spike, latihlah pemaranan-pemaranan yang berbeda dan usahakan meningkatkan kekuatan spike Anda.

Dasar-dasar Melakukan Spike

Ambil posisi. Peraturan bola voli menyebutkan bahwa untuk memukul bola melewati jaring, Anda harus berposisi sebagai pemain di barisan depan. Pukulan paling efektif dilakukan dari sisi kanan atau kiri dengan sudut tajam ke bawah. Baik memukul spike dari posisi depan sebelah kanan maupun kiri, posisikan diri Anda di belakang garis three meter (garis serang), yakni garis sekitar empat langkah dari jaring.

  • Jika memiliki kaki panjang atau mengambil langkah lebih panjang, berdirilah sedikit agak ke belakang.
  • Jika memakai tangan kanan, pukulan spike mungkin akan lebih kuat jika memarani dari sisi kiri lapangan, dan sebaliknya jika Anda pengguna tangan kiri alias kidal.
  • Jika punya tubuh tinggi dan bisa melompat lebih tinggi, cobalah mulai memarani di dekat pusat tengah lapangan.

Perhatikan setter. Orang yang bermain di posisi tengah akan menge-set bola tinggi ke arah Anda, melengkungkannya sedemikian rupa agar bola jatuh di dekat jaring dan mudah untuk di-spike ke bidang permainan lawan. Mulai pemaranan setelah bola di-set.

  • Saat melatih spike, pastikan berlatih bersama seorang setter yang handal. Bola harus terangkat dan jatuh dalam lengkungan yang lembut di dekat jaring, menempatkan bolanya dalam posisi yang sempurna untuk dieksekusi.
  • Ketika berlatih bersama tim, Anda harus memberitahu rekan-rekan setim, sehingga mereka tahu Anda yang memukul. Banyak tim memakai kode-kode untuk setiap sisi, jadi gunakan sandi-sandi tersebut jika tim Anda memilikinya.
  • Lakukan cara berdiri yang benar. Menghadap ke arah bola dan tekuk kedua lutut, sehingga Anda siap untuk bergerak. Jika memakai tangan kanan, kaki kiri harus berada di belakang kaki kanan. Jika memakai tangan kiri atau kidal, kaki kanan harus berada di belakang kaki kiri.
  • Lakukan langkah pertama menyambut bola. Lakukan langkah pertama yang kuat dengan kaki kiri menuju alur bola. Jika Anda kidal, lakukan hal sebaliknya.
  • Ambil langkah kedua yang kuat. Langkahkan kaki kanan untuk membangun kecepatan (jika kidal, langkahkan kaki kiri). Pada saat bersamaan, ayunkan kedua lengan ke belakang sebagai persiapan memukul. Jarak langkah kedua ini bervariasi, tergantung pada posisi bola. Jika bolanya lebih dekat dengan Anda, ambil langkah pendek; jika bolanya lebih jauh dari Anda, ambil langkah panjang.

Ambil langkah terakhir untuk menyejajarkan kedua kaki. Melangkah lagi dengan kaki kiri (atau kaki kanan jika kidal) dan akhiri dengan kedua kaki terentang selebar bahu dan kedua lutut menekuk. Kedua lengan harus terayun ke belakang.

Ayunan lengan berperan penting dalam ketinggian lompatan. Ayunan yang tepat waktu akan membantu momentum ke arah atas. Berlatihlah mengayun tepat waktu secara sempurna.

  • Pastikan kedua kaki terentang selebar baru, sehingga tidak hilang keseimbangan.
  • Tetap tegakkan kepala untuk memperhatikan bola saat bolanya jatuh di depan Anda.

Lompat saat bolanya jatuh dalam posisi siap dipukul. Saat menjejakkan langkah terakhir, badan harus menyudut 30 derajat dari jaring dengan bahu tangan yang memukul menjauhi jaring. Melompatlah ke atas secara eksplosif dan ayunkan kedua lengan ke depan pada saat bersamaan melompat tinggi ke udara. Semakin tinggi lompatan, semakin kuat pukulan nantinya.

Tarik tangan ke belakang untuk memukul. Saat mencapai puncak lompatan, kedua lengan harus mengayun di atas kepala. Tarik siku kanan ke belakang (atau siku kiri jika kidal) dan tekuk pada sudut ninety derajat. Tangan kanan kini harus berada sejajar dengan kepala.

Pukul bola dengan bagian tengah tangan. Jaga tangan tetap terbuka dengan merapatkan semua jari. Putar lengan dengan bahu sebagai porosnya dan cambukkan pangkal lengan ke depan untuk menggerakkan tangan dengan cepat ke arah bola dan melakukan kontak. Sentakkan pergelangan tangan ke arah bawah untuk menghasilkan putaran ke depan (topspin) dan arahkan bola ke bidang permainan lawan.

  • Cobalah memukul bola pada puncak lompatan untuk memaksimalkan kekuatan pukulan.
  • Bawa lengan ke bawah sampai “menembus” bola dan ke samping badan. Ini untuk memastikan Anda tidak kehilangan momentum saat melakukan pukulan.
  • Dilarang menyentuh jaring. Bawa lengan ke belakang ke arah badan setelah memukul untuk menghindari pelanggaran.
  • Berhati-hatilah untuk tidak “memegang” bola barang sedetik pun, karena ini melanggar peraturan.

Tekuk kedua lutut saat kedua kaki mendarat di permukaan. Ini akan membantu Anda mendapatkan keseimbangan kembali dan terhindar dari cedera engkel atau pergelangan kaki. Pastikan tidak jatuh ke dalam jaring saat mendarat.

Kembali dalam posisi siap. Jika tim lawan mengembalikan bola, Anda harus kembali siap beraksi. Menjauhlah dari jaring dan ambil posisi siap. Jangan lepaskan pandangan dari bola.

slot deposit 10 ribu tanpa potongan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *